Kas
Kas merupakan aktiva lancar perusahaan yang paling aktif, artinya bahwa hampir semua transaksi pembelian dan penjualan berakhir dengan transaksi penerimaan dan pengeluaran kas. Kas dapat diubah menjadi aktiva lain dan digunakan untuk membeli barang atau jasa, serta memenuhi kewajiban dengan lebih mudah bila dibandingkan dengan aktiva lainnya, sehingga kas termasuk aktiva yang paling likuid. Sifat kas yang sangat likuid menyebabkan kas sering menjadi sasaran kecurangan atau pencurian di dalam perusahaan.
Pengendalian Internal Kas
Pengendalian internal kas memerlukan prosedur- prosedur yang memadai untuk melindungi penerimaan kas maupun pengeluaran kas. Tiga hal yang harus diperhatikan dalam merancang pengendalian internal atas kas, yaitu:
Kas merupakan aktiva lancar perusahaan yang paling aktif, artinya bahwa hampir semua transaksi pembelian dan penjualan berakhir dengan transaksi penerimaan dan pengeluaran kas. Kas dapat diubah menjadi aktiva lain dan digunakan untuk membeli barang atau jasa, serta memenuhi kewajiban dengan lebih mudah bila dibandingkan dengan aktiva lainnya, sehingga kas termasuk aktiva yang paling likuid. Sifat kas yang sangat likuid menyebabkan kas sering menjadi sasaran kecurangan atau pencurian di dalam perusahaan.
Pengendalian Internal Kas
Pengendalian internal kas memerlukan prosedur- prosedur yang memadai untuk melindungi penerimaan kas maupun pengeluaran kas. Tiga hal yang harus diperhatikan dalam merancang pengendalian internal atas kas, yaitu: